<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>" Don't Stop Your Dream Coz Your Dream is Your Soul "</title>
	<atom:link href="http://tonifebruari666.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tonifebruari666.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Dec 2008 09:02:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tonifebruari666.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>" Don't Stop Your Dream Coz Your Dream is Your Soul "</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tonifebruari666.wordpress.com/osd.xml" title="&#34; Don&#039;t Stop Your Dream Coz Your Dream is Your Soul &#34;" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tonifebruari666.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>A Thousand River Story ( Budaya yang mengkondisikan Zaman )</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/12/24/a-thousand-river-story-budaya-yang-mengkondisikan-zaman/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/12/24/a-thousand-river-story-budaya-yang-mengkondisikan-zaman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 08:59:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Jam menunjukkan pukul 05.30 saya bergegas menyusul rombongan yang sudah berangkat terlebih dahulu, tak sabar rasanya ingin menyusuri sungai-sungai yang mengalir di daerah Banjarmasin ini, semua rombongan sudah berkumpul di jalan Pangeran, menunggu kelotok ( perahu ) yang akan menjemput, sepagi ini kami berangkat karena ingin menyaksikan ramainya Pasar Terapung yang katanya berlangsung mulai dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=38&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jam menunjukkan pukul 05.30 saya bergegas menyusul rombongan yang sudah berangkat terlebih dahulu, tak sabar rasanya ingin menyusuri sungai-sungai yang mengalir di daerah Banjarmasin ini, semua rombongan sudah berkumpul di jalan Pangeran, menunggu kelotok ( perahu ) yang akan menjemput, sepagi ini kami berangkat karena ingin menyaksikan ramainya Pasar Terapung yang katanya berlangsung mulai dari subuh, perjalanan di mulai dengan menyusuri Sungai Barito, sungai terbesar dan menjadi induk dari semua sungai yang mengelilingi wilayah Banjarmasin dan sekitarnya, sepanjang sungai Barito ini, banyak kapal-kapal besar yang mengangkut barang-barang, maklum sungai Barito ini adalah jalur transportasi air yang utama, pengiriman barang atau minyak yang dipasok dari luar Kalimantan melewati sungai ini, lampu kapal masih menyala seperti kunang-kunang dari kejauhan.<span id="more-38"></span></p>
<p>Dari jauh tampak kumpulan perahu-perahu kecil yang di awakki satu orang saja, isi dari perahu kecil tersebut bermacam-macam, mulai dari makanan kecil, sayuran , sampai dengan buah-buahan segar, itulah Pasar Terapung, pasar yang transaksi penjualan dilakukan di atas air, konon pasar terapung ini Cuma ada 2 saja didunia, di Kalimantan dan diThailand. Setibanya kami di pasar itu tak henti-hentinya saya memandangi para penjual yang sedang bertransaksi, ternyata bukan kami saja yang sengaja berkunjung kesana, ada banyak turis asing yang datang menikmati suasana keunikkan dari pasar ini, laju kelotok yang kami tumpangi semakin perlahan, tak disadari, kelotok kecil yang ditumpangi seorang ibu-ibu tua menghampiri kami dengan menawarkan limau-limau ( jeruk ) yang segar, maka transaksipun dimulai, dengan lihai si ibu mengendalikan perahu kecilnya yang terombang-ambing ombak sungai sementara tangannya sibuk menghitung jeruk yang akan kami beli, sungguh pemandangan yang mengesankan, setelah penjual jeruk pergi maka kami panggil si penjual makanan-makanan kecil khas banjar, rasanya perut kami sudah pantas untuk di isi makanan ringan yang akan mengganjal perut kami pagi ini, alangkah kagetnya saya ternyata si penjual hanya menyodorkan tongkat yang ujungnya besi gancu, kami di sodorkan alat itu untuk mengambil makanan apa saja yang akan di beli, transaksi yang mengasyikan.</p>
<p>Perjalanan kami belum selesai di situ saja, sungai yang akan kami telusuri berikutnya adalah Sungai Martapura, setelah melewati pasar terapung laju kelotok dipercepat memasuki salah satu anak cabang Sungai barito ini, sepanjang alur Sungai ini banyak rumah-rumah penduduk yang dibangun di pinggir-pinggir sungai, rumah tersebut di buat menjadi 2 muka rumah, yang satu menghadap ke sungai dan yang satunya lagi di buat menghadap ke jalan darat, dan uniknya lagi banyak dari rumah penduduk, yang dijadikan warung namun menghadap kesungai, bahkan ada yang membuka bengkel, ternyata sungai yang cukup lebar ini banyak dipakai penduduk sebagai sarana trnasportasi harian sehingga ramai di lalui perahu-perahu kecil, kebutuhan pokok penduduk setempat dapat dengan mudah didapatkan lewat sungai ini. Sungai Martapura cukup panjang dan memiliki beberapa anak sungai lagi, ketika kami sampai pada pertigaan sungai kami memilih jalur sebelah kanan, disini penduduk lebih banyak yang memakai sungai sebagai sarana MCK ( masak, Cuci, Kakus ), selama melewati sungai ini kami lebih sering melihat penduduk yang mandi dan mencuci, sehingga kami jadi segan untuk memandangi mereka, namun inilah Budaya sungai yang memanfaatkan sungai sebagai sumber kehidupan dan penuh dengan keunikan masyarakat local.<br />
Budaya sungai menurut para peneliti sudah mulai luntur karena kondisi jaman dan makin berkembangnya kebutuhan masyarakat, karenanya banyak penduduk yang tak lagi merawat sungai sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga secara ketat, sampah bertebaran dan mengotori sungai, penumpukkan sampah pun menimbulkan pendangkalan sungai, banyak anak sungai yang mati di Banjarmasin ini karena pendangkalan sehingga sarana transportasi di alihkan ke jalur darat yang sekarang banyak di bangun oleh pemerintah, padahal jalur sungai tersebut dulu menjadi jalur yang mudah untuk dilalui oleh masyarakat, selain itu, pendangkalan mengakibatkan banjir dan air sungai meluap ketika musim penghujan datang, sungguh sangat di sayangkan.</p>
<p>Saya tidak dapat melihat perkembangan budaya sungai ini secara detail dari zaman ke zaman namun sebagai masyarakat yang tinggal di daerah yang memiliki banyak alur sungai ini saya menyaksikan banyak penduduk yang tak lagi memahami sungai sebagai alam yang dapat mendukung kehidupan mereka, sungai malah dijadikan sebagai pelengkap dari kehidupan yang yang berarti apa-apa, jika ditelusuri dari perkembangan sejarah, Sungai-sungai yang ada di Banjarmasin ini adalah pembuka jalur proses pembangunan negeri seribu sungai ini, kedatangan orang-orang melayu dan pendatang lainnya seperti dari jawa dan pendatang Arab serta Cina yang bertransaksi rempah dan kebutuhan lainnya tidak lepas dari perantara sungai yang ada di daerah ini, karena sungai inilah proses pencampuran budaya bisa terjadi dan menjadikan budaya Banjar yang Unik. Dari sungai inilah orang-orang banjar dapat melanglang buana ke negeri-negeri yang ada di nusantara ini, selain sebagai pelaut orang-orang banjar bisa di kenal sebagai pedagang yang ulung oleh orang-orang di luar pulau Kalimantan, karena perantara sebuah Sungai…</p>
<p>Dalam artian perkembangan Budaya, tak ada satupun budaya yang hilang dimuka bumi ini, termasuk budaya sungai, seiring dengan perkembangan zaman yang mengkondisikan dengan kebutuhan masyarakatnya budaya berangsur-angsur berubah dan berkembang mengikuti arahan dari masyarakatnya, maka dari itu pengetahuan akan pentingnya sungai bagi kehidupan harus di bangun dan diterapkan oleh masyarakat setempat, sehingga perkembangan budaya sungai mengalami perubahan kearah yang positif dan berguna bagi penghuni disampingnya. Meskipun masalah yang mengiringi budaya sungai ini sangat kompleks, sebaiknya arahan dan sosialisasi pentingnya sungai bagi kehidupan masyarakat perlu diadakan secara kontinyu oleh para pemerhati kehidupan budaya sungai khususnya pemda setempat terhadap masyarakat yang menjadi pusat dari perkembangan budaya. Sehingga di waktu mendatang tak ada terjadi lagi degradasi Budaya Sungai.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=38&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/12/24/a-thousand-river-story-budaya-yang-mengkondisikan-zaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menatap Langit Bulan Ramadhan</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/09/15/menatap-langit-bulan-ramadhan/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/09/15/menatap-langit-bulan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 05:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[My life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Mataku masih setengah ngantuk, namun ku paksakan untuk bangun pagi ini, ku bergegas ke dapur dan menyalakan kompor, memasak mie untuk sahur kami berdua, ku bangunkan kakakku yang masih terlelap tidur. “ Ban, bangun,, sahur sahur “ Ku coba membangunkan Kakakku, Baban. Pagi itu kami berdua sahur seadanya, Ramadhan ini kali pertama ku jalani di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=34&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mataku masih setengah ngantuk, namun ku paksakan untuk bangun pagi ini, ku bergegas ke dapur dan menyalakan kompor, memasak mie untuk sahur kami berdua, ku bangunkan kakakku yang masih terlelap tidur.</p>
<p>“ Ban, bangun,, sahur sahur “ Ku coba membangunkan Kakakku, Baban.<span id="more-34"></span></p>
<p>Pagi itu kami berdua sahur seadanya, Ramadhan ini kali pertama ku jalani di tanah perantauan ini. Ku bereskan piring dan mencucinya sambil menunggu adzan subuh, seusai adzan berkumandang, ku bergegas mengambil wudhu dan shalat di kantor penyewaan porklif milik sepupu jauh kami, tempat kami numpang tinggal. Dalam keheningan pagi aku bersimpuh meminta ampun dan lindungan pada Ilahi Robbi.</p>
<p>“ Yaa Allah berikan jalan yang terbaik bagi kami selama diperantauan ini, berikan kami sekeluarga hikmah yang membuat kami selalu mengingatMu yaa Robbi “ doaku sehabis shalat.</p>
<p> Empat bulan telah ku lalui sejak pertama kali aku menginjakkan kakiku di bumi seribu sungai ini, selama itu juga aku ikut bekerja bersama pamanku di pelabuhan Trisakti, menjadi seorang Tally, yang bekerja menghitung barang bongkar muat dari kapal-kapal barang.</p>
<p> Jam menunjukkan pukul 06.00 kakakku yang sudah 4 tahun lebih dulu merantau sudah siap untuk bekerja, beliau bekerja di pabrik plywood yang membuatnya kurus dan capek menanggung pekerjaan selama 12 jam setiap harinya.</p>
<p>“ Ton, ku berangkat dulu, kunci pintu kalau kamu berangkat ke pelabuhan “ Pesannya yang selalu di ucapkan tiap dia pergi bekerja. Kadang ku ingin menangis jika mengingat cerita ibu tentang kakakku.</p>
<p>“ Baban itu adalah lilin ton, tubuhnya habis ia korbankan hanya untuk menerangi ruangan, demi orang-orang yang ia sayangi “ itu lah cerita ibu yang sambil menangis ketika beliau menceritakannya. Maklum, kakakku lah yang menghidupi dan menafkahi keluarga kami sendirian, setelah ayah pergi entah kemana, di tengah lamunanku, paman datang mengetuk pintu, ku persilahkan beliau masuk.</p>
<p>“ Ton, kapal Kamandalu sudah nyandar, kamu berangkatlah ke pelabuhan nanti jam 9an “ perintahnya menyuruhku bekerja.<br />
“ siip mang,,,” jawabku mematuhi beliau.</p>
<p> Pikiranku mengarah ke kamar mandi, cucian sudah setumpuk, aku bergegas mencuci pakaian kami berdua, lagi-lagi lamunanku membawa bayang ibu yang ku tinggalkan di rumah, Ramadhan ini memang agak terasa berat ku lalui karena jauh dari ibuku, baru 2 tahun aku tinggal bersamanya dan sekarang ku tinggalkan beliau disana, dulu ibu bekerja jadi TKW selama 4 tahun dan terpaksa meninggalkan kami demi menafkahi kami, sekarang ibu sudah renta dan kami tak pernah lagi mengijinkan beliau untuk kembali bekerja.</p>
<p>“ Pulpen sudah ku bawa, apalagi yang harus ku bawa ya?? “ aku coba mengingat apa-apa yang harus ku bawa untuk bekerja.<br />
“ Oh iya, kertas karbon dan berkas tally “ akhirnya aku mengingatnya, maklum ku selalu lupa untuk membawanya karena kerjaan ini baru ku jalani.</p>
<p> Pelabuhan tidak terlalu jauh dari tempatku tinggal, jadi ku jalan kaki saja, ku lewati jalan ke pelabuhan yang penuh dengan asap polusi dari truk-truk pengangkut barang dan asap dari pabrik pembakaran karet, suasana yang sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal ku di jawa barat yang sejuk dengan hijaunya pepohonan dan gagahnya gunung-gunung berdiri.</p>
<p> Palka kapal sudah di buka, bau menyengat datang dari ruang palka tersebut, ternyata bau itu timbul dari pupuk yang sudah tersimpan di dalam palka selama berhari-hari, dan yang akan ku hitung hari ini adalah pupuk yang di kirim dari Bontang Kalimantan timur. Seperti biasa aku mendekati para Tally yang di utus dari gudang dan dari ABK kapal, aku sendiri sebagai tally dari pelabuhan yang tugasnya menyamakan perhitungan jumlah barang dan memastikan barang tidak hilang atau di curi.</p>
<p>“ Siap kah jang,, “ ABK dari kapal memastikan ku<br />
“ Ooh siap aja bang,,” jawabku pasti.</p>
<p> Satu persatu pupuk di pindahkan ke dalam truk pengangkut oleh derek, aku konsen menghitung karung pupuk yang dipindahkan, terik matahari membuatku lemas karena berpuasa, kapal yang terbuat dari besi baja mulai memanaskan kakiku, keringat pun mengucur deras dari kepala dan bahuku.</p>
<p>“ Yaa Allah kuatkan tubuhku untuk melewati puasa ini. “ aku memohon, agar puasaku tamat hari ini.<br />
 <br />
 Godaan tak sampai disitu, para buruh yang tak berpuasa dengan nikmatnya menenggak minuman di tengah terik matahari hari itu, dan membuatku menelan ludah, aku memaklumi para buruh karena mereka bekerja lebih berat dariku, mereka bekerja mengangkat barang-barang ke tali derek. Badan-badannya yang kekar membuat mereka kuat dan tak kenal letih bekerja demi menyambung hidup, aku terkesan dengan usaha mereka.</p>
<p> Sampai pada waktu istirahat, para tally berkumpul untu meyamakan hitungan barang yang keluar dari palka kapal, alangkah kagetnya aku ketika hitungan kami berbeda, aku bingung kenapa jumlahnya jadi berbeda, ku coba untuk menghitung ulang dan tetap jumlahnya berbeda, perasaanku aku selalu konsen menghitung karung-karung itu dan tak satupun yang luput dari pernghitunganku.</p>
<p>“ waah, kenapa berbeda jang?? “ Tanya ABK sedikit kesal kepadaku.<br />
“ gak tau bang, perasaanku tak ada yang terlewati tadi. ” jawabku beralasan.<br />
“ aduuh, kerja itu yang bener dong, jangan banyak melamun!! “ bentak tally dari gudang.<br />
“ nanti saya hitung lagi bang,,” jawabku memohon.<br />
“ Ya sudah kamu istirahat aja dulu, nanti kita urus di dalam kapal,,” ABK kapal menyudahi.</p>
<p> Aku bingung, aku dimarahi habis-habisan oleh para tally, masalah ini menguji kesabaranku dalam berpuasa, ku tarik nafas dalam-dalam sambil duduk di depan pintu gudang plywood, sambil mengingat-ingat kesalahanku ada dimana. Lalu teriakan buruh membuatku terkaget-kaget.</p>
<p>“ Ayo pukul, sikat terus, hajar aja, hajar,,,” teriakan para buruh begitu serentak mengundang orang-orang di pelabuhan untuk mendekat dan penasaran dengan apa yang terjadi.<br />
 <br />
 Setelah ku dekati mereka, ternyata mereka menyaksikan ABK kapal yang sedang berkelahi dengan kawannya sendiri, aku tak tega melihat ABK yang berkelahi tanpa ada yang melerai, malah jadi tontonan layaknya petinju yang bertarung di ring tinju, darah pun memuncrat dari hidung salah satu ABK tersebut kala mereka bergumul untuk menyelesaikan masalah mereka secara membabi buta, hatiku tambah meringis, tubuhku lunglai tak sanggup melihat perkelahian itu, aku kembali ke pintu gudang dengan tubuh lemas.</p>
<p>“ Apa yang mereka lakukan, apa yang sebenarnya mereka cari di pelabuhan ini..mengapa mereka begitu liar dan kasar..? “ Tanyaku dalam hati. Penjaga gudang menghampiriku dan menepuk bahuku.<br />
“ Memang udah makanan sehari-hari di pelabuhan ini, ada saja masalah yang timbul, inilah kehidupan di pelabuhan, siapa yang kuat dialah yang bertahan, kamu jangan heran,,” terang penjaga gudang, yang membuatku mengernyitkan dahi.<br />
 <br />
 Aku sadar inilah lingkungan pelabuhan yang sebenarnya, Ramadhan ini telah memberikan penjelasan tentang dunia, ya,,dunia dan kehidupan manusia dalam berbagai lingkungan hidupnya yang selalu sesak dengan tujuan hidup dan alasan untuk bertahan hidup, yang memang harus aku dan manusia lainnya untuk senantiasa menjalaninya meskipun dengan terpaksa.. siang itu di bawah terik matahari, aku berdiri menatap langit bulan Ramadhan…</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=34&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/09/15/menatap-langit-bulan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran visual</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/26/pembelajaran-visual/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/26/pembelajaran-visual/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 01:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[redaksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[&#60;a href=&#8221;http://s308.photobucket.com/albums/kk332/tonifebruari/?action=view&#38;current=ToMJeRRY.gif&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;&#62;&#60;img src=&#8221;http://i308.photobucket.com/albums/kk332/tonifebruari/ToMJeRRY.gif&#8221; border=&#8221;0&#8243; alt=&#8221;tom n jerry&#8221;&#62;&#60;/a&#62; Mendidik anak sebenarnya bukan tugas orang tua saja yang paling utama, namun kondisi lingkungan dan alat pembelajaran juga mempengaruhi perkembangan pembelajaran bagi si kecil, anak balita sangat cepat menangkap sesuatu dari apa yang dilihatnya, misal ibu yang sedang masak atau ayah yang sedang main catur, tapi anak juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=30&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&lt;a href=&#8221;<a href="http://s308.photobucket.com/albums/kk332/tonifebruari/?action=view&amp;current=ToMJeRRY.gif">http://s308.photobucket.com/albums/kk332/tonifebruari/?action=view&amp;current=ToMJeRRY.gif</a>&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;&gt;&lt;img src=&#8221;<a href="http://i308.photobucket.com/albums/kk332/tonifebruari/ToMJeRRY.gif">http://i308.photobucket.com/albums/kk332/tonifebruari/ToMJeRRY.gif</a>&#8221; border=&#8221;0&#8243; alt=&#8221;tom n jerry&#8221;&gt;&lt;/a&gt;</p>
<p>Mendidik anak sebenarnya bukan tugas orang tua saja yang paling utama, namun kondisi lingkungan dan alat pembelajaran juga mempengaruhi perkembangan pembelajaran bagi si kecil, anak balita sangat cepat menangkap sesuatu dari apa yang dilihatnya, misal ibu yang sedang masak atau ayah yang sedang main catur, tapi anak juga bisa belajar dari acara-acara tayangan televisi yang banyak memberikan masukan kepada si kecil.</p>
<p>Acara-acara televisi dapat dengan mudah di akses anak di rumah, tayangan yang kurang mendidik dapat menjadi penyebab ketidak seimbangan pengetahuan dan tidak sedikit memberikan kontribusi analisis kekerasan bagi anak yang menyebabkan timbulnya sifat atau perlakuan kasar terhadap sesamanya, film-film yang ditayangkan di televisi seperti film kartun yang banyak disukai oleh anak-anak, tidak sedikit yang mempunyai unsur kekerasan yang secara tidak langsung di serap oleh pikiran si kecil tanpa tau maksud dan isi film tersebut.</p>
<p>Bagi para orang tua yang sedang mempunyai anak-anak dimasa pertumbuhan dan pembelajaran hendaknya memilih tayangan televisi yang cocok bagi perkembangan si kecil&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=30&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/26/pembelajaran-visual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ga ada yang waah..</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/07/ga-ada-yang-waah/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/07/ga-ada-yang-waah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 12:49:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Yaap&#8230;                   Sudah 3 hari lamanya aku melatih diri menapaki jejak Oemar Bakri, di SMK FARMASI Banjarmasin. PPL kedua  ini akan berlangsung selama 3 bulan lamanya, menjadi guru bukan tujuan utamaku selama ini, namun apa mau dikata, jurusan yang ku ambil di Unlam adalah jurusan keguruan, entah apa sebabnya aku memilih jurusan ini dulu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=27&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Yaap&#8230;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                </span>Sudah 3 hari lamanya aku melatih diri menapaki jejak Oemar Bakri, di SMK FARMASI Banjarmasin. <span id="more-27"></span>PPL kedua<span>  </span>ini akan berlangsung selama 3 bulan lamanya, menjadi guru bukan tujuan utamaku selama ini, namun apa mau dikata, jurusan yang ku ambil di Unlam adalah jurusan keguruan, entah apa sebabnya aku memilih jurusan ini dulu. Sejarah, program studi yang kuambil saat ini, banyak ditakuti orang karena lahan pekerjaan dalam dunia pendidikan saat ini saat sedikit apalagi mata pelajaran Sejarah di sekolah sudah terhitung tak lagi menjadi mata pelajaran yang teramat penting selain hanya untuk melengkapi mata pelajaran yang lainnya, Pemerintah juga menetapkan mata pelajaran Sejarah di gabung dengan Ppkn yang menjadi PKS, ( Pendidikan Kewarganegaraan dan Sejarah ) tak adalagi mata pelajaran Sejarah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                </span>Sedih pasti muncul dalam perasaan ini, namun akal dan pikiranku tak mungkin memendam terus kesedihan ini, aku bertekad akan menjadi pengusaha yang sukses terlebih dahulu sebelum menjadi guru, agar aku dapat mengajar dan menjadi guru selayaknya guru Oemar Bakri yang menciptakan para Menteri tanpa memperhitungkan upah atau mengharapkan profesi guru sebagai lahan pekerjaan. Selama 3 hari di praktek di SMK FARMASI ini aku belum dapat jatah giliran mengajar, hanya luntang lantung tak karuan di sekolah, harap-harap cemas menanti giliran mengajar minggu depan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                </span>Selama disekolah aku melihat para siswa yang mencari ilmu, kulihat mereka tak cemas dengan ilmu yang mereka dapatkan dari guru-guru mereka, rasa hormat kepada guru mereka perlihatkan dengan begitu antusias, padahal belum tentu ilmu yang mereka dapatkan dari guru-guru mereka itu benar semuanya dan jujur apa adanya. Guru bukan seorang dewa atau yang harus di elu-elukan karena kebenaran yang di ucapkannya, posisi guru hanya sebagai pengarah, pembimbing dan penjaga agar perkembangan anak didiknya lebih terarah dengan baik. Guru bukan sebagai orang yang selalu benar dengan pengetahuannya dan selalu menang debat dengan siswa atau anak didiknya, dalam hal ini guru tak lagi orang yang sangat benar mutlak didepan kelas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                </span>Dulu guru sering ditakuti dan sangat amat segan jika bertemu dengan anak didiknya, sekarang tak lagi demikian, proses panjang merubah paradigma ini, dunia pendidikan memposisikan guru dengan amat sangat bijak dan adil dalam proses belajar mengajar di sekolah. Ku lihat di sekolah yang menjadi tempat PPL ku, guru dan murid begitu akrab dan tak ada rasa takut atau segan, mereka dapat membuat suasana belajar tenang dan nyaman. Penasaran timbul dalam hati, meskipun sudah mengerti dengan perkembangan posisi guru saat ini, tapi aku ingin lebih tahu bagaimana untuk mengenal murid sebanyak ini dan bagaimana untuk membuat hubungan murid dan guru bisa begitu harmonis dan terbuka.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>                </span>Ingin rasanya aku cepat mengajar dan bergaul dengan siswa-siswa yang ku arahkan di sekolah tempatku mengajar nanti. Siapa tahu ilmu Oemar Bakri dapat ku terapkan disini dan menjadikan siswa-siswaku mendapatkan masa depan yang cerah. Amiiiin…. </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=27&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/07/ga-ada-yang-waah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Esensi miring</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/02/esensi-miring/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/02/esensi-miring/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 13:52:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Aku seorang pembual.. Suatu hari dikegelapan malam teras asrama mahasiswa, aku duduk terdiam, melamun, menyia-nyiakan waktu untuk kesenangan pikiranku, “lama sudah aku disini, beberapa tahun lamanya” pikiranku melempar opsi, membuat hatiku meringis, mengingat aku tak pernah mempunyai tujuan yang pasti hingga sampai akhirnya aku terperangkap sendiri dalam perantauanku di bumi Antasari ini.   “Apa yang kucari??” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=25&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku seorang pembual..</p>
<p>Suatu hari dikegelapan malam teras asrama mahasiswa, aku duduk terdiam, melamun, menyia-nyiakan waktu untuk kesenangan pikiranku, “lama sudah aku disini, beberapa tahun lamanya” pikiranku melempar opsi, membuat hatiku meringis, mengingat aku tak pernah mempunyai tujuan yang pasti hingga sampai akhirnya aku terperangkap sendiri dalam perantauanku di bumi Antasari ini.<span id="more-25"></span></p>
<p>  “Apa yang kucari??” Tanya ini tak lagi asing dipikiranku, selalu ada dan hinggap di tiap hariku berjalan melaluinya, tak ada dan tak bisa kujawab sedikit pun, aku malas menghiraukan pertanyaan itu, silahkan lewat saja lah. Namun ada rasa sakit hati didadaku ini, kemarin malam aku berkmpul dengan senior-seniorku dikampus, berkumpul di rumah dosen yang konon mempunyai pengaruh besar di kampus.<br />
 Aku diajak seniorku waktu itu untuk ikut berkumpul, malam itu kami berkumpul di ruang belakang tepatnya di dapur rumah pak dosen, entah ada sebab apa, tiba-tiba pak dosen itu berbicara bahwa semua teman angkatan saya akan diberi nilai jelek-jelek di mata kuliah beliau nantinya. Entah dari mana hubungannya dan apa yang di laporkan oleh para senior-seniorku sebelumnya kepada bapak dosen itu.</p>
<p> Renungan saya di asrama dan di iringi dengan sakit hati, menghasilkan sebuah ide yang memang sama sekali tak ada untungnya bagi saya “ suatu hari sebelum aku pulang dan meninggalkan tanah perantauan ini, aku harus membuat sesuatu yang bisa mengangkat prestise teman-temanku di mata dosen”  ide ini sangat tak bermanfaat bagiku, namun aku ingin sekali-kali menghajar pemikiran dan tindakan dosen yang sok bertangan tuhan kepada para mahasiswanya, serta aku ingin memberikan sesuatu setidaknya ide kepada kawan-kawan dikampus agar kita bisa memiliki masa depan yang cerah.</p>
<p> Aku bukan orang pintar, aku bukan seorang professor, esok hari aku teriak-teriak dikampus, mendiskusikan sebuah ide untuk membuat suatu perkumpulan yang didalamnya ada kegiatan semacam diskusi mingguan tentang apa saja mengenai mahasiswa sejarah. Beberapa kawan ku coba ajak bicara mengenai ide ini, seperti biasa lomba pertama tak dapat juara, tak ada kawan yang bisa menerimanya, apa boleh buat, aku hanya seorang pembual..</p>
<p> Berminggu-minggu menahan ide tak berguna, aku tak semangat lagi, tiba-tiba pada bulan puasa tahun 2006, ketika kami se prodi mengadakan acara buka puasa bersama, ada seorang kawan yang ingin mendiskusikan ideku pada semua mahasiswa sejarah, akhirnya mereka setuju melakukannya, seminggu sekali. Ihhhh aku sedikit lega, perjalanan akan begitu panjang menanti hasil dari semua ini, tak ada yang hebat dari ide ku ini, diskusi diadakan, namun kawan-kawan tak mengerti esensi dari diskusi tersebut, yaaah sabar ae…</p>
<p> Semester demi semester kelompok diskusi ini berjalan dengan berbagai bentuk acara didalamnya, woow sangat tak istimewa,, tapi inilah hasil usaha. Ide yang tak cemerlang dapat dilaksanakan. Dari kelompok diskusi ini timbul kelompok-kelompok lain yang ingin berjalan sendiri.. yaa silahkan saja, semua orang punya kepala dan isi yang berbeda, yang penting aku bisa melihat kawan-kawanku berhasil menjadi apa yang mereka inginkan.</p>
<p> Aku memang seorang pembual,,dari diskusi yang sering dilakukan tak sedikit perkembangan terjadi,, ( jangan munafik heii para pengurus dan pembesar Sejarah ) hee, mereka sekarang sudah setengah jalan memiliki harapan dan masa depan yang sesuai dengan yang mereka inginkan. Aku puas..ideku yang hambar dapat menjadi suatu kenyataan yang tercapai, namun semua ini bukan karena ideku namun karena kawan-kawanku memiliki pemikiran yang sejalan denganku tapi mereka bukan pembual seperti aku.<br />
Bravo kawan-kawan…tunjukkan lagi taring taring kalian, gigitlah dan koyaklah kecongkakkan yang melilit tubuh kalian di kampus tempat kita mencari ilmu..</p>
<p>HIDUP MAHASISWA YANG BERPIKIR DAN MENJADI DIRI SENDIRI BAGI DIRINYA SENDIRI, UNTUK SEMUA MANUSIA DAN BUKAN UNTUK DIRINYA SENDIRI…</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=25&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/08/02/esensi-miring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyimpangan intelektualitas mahasiswa dalam organisasi kampus atau organisasi mahasiswa lainnya di Unlam.</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/06/11/penyimpangan-intelektualitas-mahasiswa-dalam-organisasi-kampus-atau-organisasi-mahasiswa-lainnya-di-unlam/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/06/11/penyimpangan-intelektualitas-mahasiswa-dalam-organisasi-kampus-atau-organisasi-mahasiswa-lainnya-di-unlam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 12:42:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[redaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak terkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[  Mahasiswa sebagai penerus perjuangan reformasi dan tonggak perubahan bangsa tak lepas dari yangnamanya idealisme pemikiran yang selalu ingin berbuat untuk membela yang benar dan selalu memposisikan diri untuk selalu berguna bagi rakyat kecil, dalam pemahaman, mahasiswa adalah tingkat paling tertinggi dalam kasta pendidikan, sehingga wajar saja kalau mahasiswa sering disebut sebagai intelektual muda yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=19&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>  Mahasiswa sebagai penerus perjuangan reformasi dan tonggak perubahan bangsa tak lepas dari yangnamanya idealisme pemikiran yang selalu ingin berbuat untuk membela yang benar dan selalu memposisikan diri untuk selalu berguna bagi rakyat kecil, dalam pemahaman, mahasiswa adalah tingkat paling tertinggi dalam kasta pendidikan, sehingga wajar saja kalau mahasiswa sering disebut sebagai intelektual muda yang berambisi, kuat, tegar sekaligus memiliki hati yang memikirkan sesamanya ( rakyat ).<span id="more-19"></span><br />
  Berbagai macam organisasi dalam kampus muncul sebagai bentuk aplikasi dari sebuah gagasan kolektif yang dibangun untuk kepentingan bersama, organisasi-organisasi tersebut bermacam-macam sesuai dengan bidang yang di kelolanya. Dalam kampus Unlam, saya ambil contoh organisasi dalam fakultas yaitu BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa ) sebagai coordinator sekaligus organisasi mahasiswa tertinggi fakultas, bertugas sebagai sarana untuk kegiatan dan kendaraan bagi aplikasi pemikiran mahasiswa.<br />
  Namun apakah organisasi-organisasi ini di kelola secara benar oleh mahasiswa dan apakah idealisme mahasiswa itu tak pernah berubah karena suatu kondisi tertentu dalam menjalankan organisasi yang di pimpin atau di kelolanya ?, berbagai masalah muncul akibat dari suatu kondisi yang membuat idealisme mahasiswa ini berubah dan organisasi yang dijalankannya bisa dijadikan alat atau legalitas tertentu demi kepentingan diri sendiri. Maka dari itu Intelektualitas dan idealisme mahasiswa harus di pertimbangkan.</p>
<p><strong>Masalah korupsi dalam organisasi kampus.</strong></p>
<p>  Beberapa bulan yang lalu, di kampus FKIP Unlam terjadi kasus yang mungkin hanya sebagian mahasiswa saja yang tahu, Ketua BEM FKIP terlibat korupsi hasil penjualan jas almamater mahasiswa baru tahun 2007, apa yang menjadi latar belakang terjadinya korupsi di organisasi mahasiswa yang sering menyuarakan anti korupsi ini? Mengapa idealisme anti korupsi justru berubah sebaliknya?<br />
Berdasarkan berita yang di dapat dan dari para saksi yang memberitakan kasus ini kepada BLM ( Badan legislative Mahasiswa ) dapat di tarik berbagai kesimpulan.<br />
   Wawancara dengan para saksi sekaligus anggota dan pengurus penjualan jas almamater yang tak mau disebutkan namanya :<br />
Pewawancara :<br />
Mengapa Korupsi bisa dilakukan oleh ketua BEM yang seharusnya memberikan contoh<br />
dan menyuarakan anti korupsi kepada mahasiswa dalam kehidupan kampus?<br />
Saksi :<br />
<em>Korupsi terjadi karena memang motivasi tersangka menduduki jabatan ketua BEM adalah bertujuan untuk mencari uang dengan menciptakan lahan basah atau mengadakan kegiatan yang bersifat melahirkan kontribusi yang berbentuk materi bagi organisasi BEM. Selanjutnya tersangka meraup keuntungan dengan menggunakan legalitasnya sebagai ketua untuk kepentingan pribadi.<br />
</em>Pewawancara :<br />
Tolong jelaskan proses terjadinya korupsi yang dilakukan ketua BEM tersebut?<br />
Saksi :<br />
<em>Mahasiswa Unlam yang baru masuk diwajibkan untuk memiliki jas Almamater Unlam, ketua BEM waktu itu memfasilitasi penjualan jas almamater lewat BEM, namun harga jas tersebut dilambungkan hampir 20% dari harga yang telah disepakati oleh yang punya barang dan dengan laporan yang palsu juga, padahal sebenarnya tersangka sendiri mendapat komisi 10% dari yang punya barang.<br />
 Anggota BEM disuruh mengurus penjualan jas Almamater ini tanpa di beritahu harga awal jas almamater yang sebenarnya. Uang yang harusnya masuk ke tangan bendahara malah di tangani oleh ketua BEM. Dengan dalih bendahara tak mau mengurusi.<br />
</em>Pewawancara :<br />
Apa yang anda lakukan sebagai orang yang mengetahui tindakan memalukan yang dilakukan oleh Ketua BEM ini?<br />
Saksi :<br />
<em>Saya melaporkan kasus ini kepada BLM selaku organisasi majelis yang membawahi BEM.<br />
</em>Pewawancara :<br />
Berapa jumlah uang yang dikorupsi dan dipakai untuk apa saja?<br />
Saksi II ( anggota BLM ) :<br />
<em>Jumlah uangnya belasan juta rupiah, tersangka mengaku uang tersebut dipakai untuk membayar hutang-hutang tersangka.<br />
</em>Pewawancara :<br />
Hukuman apa yang diterima oleh tersangka ini?<br />
Saksi II ( anggota BLM ) :<br />
<em>Tersangka mendapat hukuman dicopot jabatannya sebagai ketua BEM dan harus mengembalikan uang yang telah di korupsinya.</em></p>
<p><strong>Proposal fiktif yang dibuat oleh mahasiswa</strong></p>
<p>  Dalam kasus ini, mahasiswa lebih berani dalam mempergunakan ilmu organisasi dan politiknya namun dijalan yang salah, Proposal fiktif di buat oleh seseorang/mahasiswa yang berkaitan dengan organisasi yang tercantum dalam proposal tersebut. Biasanya kegiatan/acara yang dilampirkan dalam proposal itu palsu dan tak pernah ada sama sekali. Mengapa ini bisa terjadi? Dan mengapa donatur bisa tertipu.<br />
  Contoh kasus yang terjadi dikalangan mahasiswa unlam ini, sempat terekam oleh saya beberapa waktu yang lalu. Amin bukan nama sebenarnya, telah sering membuat proposal fiktif atas nama organisasinya atau atas nama himpunan mahasiswa fakultasnya. Berikut wawancara dengan salah satu mahasiswa Unlam yang sempat saya lakukan sebelum tugas ini di perintahkan oleh dosen mata kuliah pengantar Sosiologi.</p>
<p>Pewawancara :<br />
Mengapa anda membuat proposal fiktif ? apakah ketua organisasi yang anda cantumkan dalam proposal itu mengetahui proposal tersebut?</p>
<p>Amin :<br />
<em>Saya berbuat demikian karena saya memerlukan uang dan ketua/pemimpin organisasi tak pernah tahu kegiatan fiktif ini karena saya selalu memakai stempel palsu dan tanda tangan yang dipalsukan oleh saya sendiri.<br />
</em>Pewawancara :<br />
Kemana saja anda mengantar dan meminta uang atas proposal fiktif ini? Dan apakah mereka (donatur) tahu bahwa proposal yang mereka terima itu fiktif?<br />
Amin :<br />
<em>Tergantung isi dari kegiatan yang dipalsukan, biasanya ke Pemprop, pemkot dan lain sebagaimya. Mereka selalu terkecoh karena organisasi yang saya pakai adalah organisasi besar sekaligus saya menjadi anggota didalamnya dan dengan kepintaran saya dalam berkomunikasi, saya bisa meyakinkan mereka.<br />
Pemkot dan Pemprop jarang mengadakan survey dalam acara fiktif yang saya adakan, jadi saya selalu berhasil mengelabui mereka.<br />
</em>Pewawancara :<br />
Apakah anda sadar bahwa tindakan anda itu salah dan tidak mencerminkan idealisme mahasiswa yang sesungguhnya.<br />
Amin :<br />
<em>Saya sadar namun cara seperti ini adalah cara yang lebih cepat untuk mendapatkan uang, itu yang saya perlukan, resiko yang saya terima ketika saya mempunyai kekhawatiran akan terbongkarnya kegiatan ini. Dan idealisme kebenaran bagi saya hanya sebuah pemikiran dan bukan tindakan.<br />
</em>  Demikianlah wawancara dengan salah satu anggota dan aktivis organisasi Islam terbesar di banjarmasin secara langsung dan tanpa direncanakan ini.<br />
  Masalah uang memang sangat mendasar dalam kehidupan masyarakat atau kehidupan social, kasus di atas mencerminkan bahwa legalitas sebuah jabatan bisa disalahgunakan atas dasar kepentingan pribadi dan inilah bukti bahwa intelektualitas pemikiran mahasiswa tidak ditempatkan pada jalan yang seharusnya.<br />
 </p>
<p> </p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=19&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/06/11/penyimpangan-intelektualitas-mahasiswa-dalam-organisasi-kampus-atau-organisasi-mahasiswa-lainnya-di-unlam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Konsep khayalan selama 100 tahun</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/25/konsep-khayalan-selama-100-tahun/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/25/konsep-khayalan-selama-100-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 16:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Selama kurang lebih dari sebulan lalu, bangsa Indonesia mempromosikan “ 100 Tahun Kebangkitan Nasional ” melalui media cetak sampai media elektronik, dari instansi pendidikan hingga rumah sakit, dari tukang becak sampai para Pejabat, semua orang membicarakan Hari Kebangkitan Nasional yang pada tanggal 20 Mei 2008 genap seratus tahun peringatannya. Di lain pihak, mahasiswa sibuk mengaitkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=18&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama kurang lebih dari sebulan lalu, bangsa Indonesia mempromosikan “ 100 Tahun Kebangkitan Nasional ” melalui media cetak sampai media elektronik, dari instansi pendidikan hingga rumah sakit, dari tukang becak sampai para Pejabat, semua orang membicarakan Hari Kebangkitan Nasional yang pada tanggal 20 Mei 2008 genap seratus tahun peringatannya.</p>
<p>Di lain pihak, mahasiswa sibuk mengaitkan hari yang menjadi pusaka bagi bangsa Indonesia ini dengan sepuluh tahun masa reformasi, yang di perjuangkan oleh seluruh mahasiswa di Indonesia ini, pada bulan Mei tahun 1998, media elektronik ramai memberitakan bahwa Indonesia masih stagnant dalam menghadapi masalah dalam negeri serta gagal dalam mensejahterakan rakyatnya. Menjelang peringatan, demo terjadi dimana-mana karena pemerintah merencanakan kenaikan BBM. Komplikasi situasi..<span id="more-18"></span></p>
<p>Para pejuang yang masih hidup, menyesalkan tindakan para pejabat yang korupsi,  dan tak menghargai jasa para pahlawan yang memperjuangkan pembentukkan negeri ini dengan mengorbankan jiwanya, keturunan-keturunan pahlawan menggugat penulisan sejarah yang banyak menyimpang dari yang sebenarnya.</p>
<p>Dan masih banyak lagi wacana yang muncul akibat peringatan “100 tahun kebangkitan nasional “ ini, apa yang sebenarnya harus dipahami dari peringatan ini ??. pada tanggal 20 Mei 1908 <strong>Dr Soetomo</strong>., mahasiswa muda dari sekolah kedokteran, <strong>School Tot Opleiding van Inlandsche Artsen</strong> atau sering di sebut<strong> STOVIA</strong> yang berkedudukan di Jakarta, mendirikan organisasi Boedi Utomo yang muncul dari hasil diskusi yang sering dilakukannya bersama <strong>Goenawan Mangoenkoesoemo, Goembrek, Saleh, dan Soeleman. </strong></p>
<p>Hal yang paling sering mereka diskusikan adalah tindakan pemerintah Belanda  yang mengganggap rakyat pribumi ini bodoh dan Belanda selalu menyengsarakan rakyat pribumi waktu, Boedi Utomo ingin menghilangkan penderitaan rakyat kecil, dengan anggota dari berbagai kalangan masyarakat, Boedi Utomo menjadi organisasi pemuda pertama yang membangkitkan semangat para pribumi ( rakyat ) untuk memperjuangkan hak hidup yang layak dan kemerdekaan dari penjajah.</p>
<p>Moment yang dapat kita ambil dari pembentukkan Boedi Utomo ini adalah pemuda/mahasiswa sebagai penggerak rasa nasionalisme kebangsaan, dan rasa solidaritas yang tinggi bagi masyarakat untuk memperjuangkan hak. Selama perkembangannya, Boedi Utomo menjadi popular dan memunculkan organisasi-organisasi baru seperti Indische Partij, Syarikat Islam dan lain sebagainya, ini menunjukkan bahwa waktu itu bangsa Indonesia mulai memikirkan masa depan bangsa ini dengan berbagai perubahan.</p>
<p>Namun yang mereka lakukan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan apa yang kita kerjakan saat ini, masa reformasi, masa orde baru atau orde lama. Sikap kritis selalu di munculkan, ketika ketidakadilan di pelihara pemerintah. Kebanyakan yang berjuang dalam konteks ini adalah mahasiswa. Mahasiswa sebagai tonggak perubahan yang idealisme. Kaum pemuda yang selalu berambisi, dan bersemangat.</p>
<p>Berbagai perubahan terjadi mengiringi perjalanan bangsa Indonesia ini, semua perubahan selalu di lakukan dan dipelopori oleh mahasiswa, masih tersimpan dalam ingatan kita Presiden kedua RI Soeharto turun dari jabatannya karena desakan mahasiswa waktu itu. Sejak munculnya Boedi Utomo sampai sekarang, mahasiswa selalu menjadi penentu perubahan, lalu munculkah perbaikan dari semua perubahan yang terjadi?? Semua perubahan tidak menunjukkan hasil yang maksimal.</p>
<p>Sebagian aktifis mahasiswa 98 yang memperjuangkan Reformasi, menganggap perjuangan mereka gagal selama ini, karena hilangnya rasa idealisme dalam diri mahasiswa, berbagai kepentingan dari perjuangan yang dilakukan pada tahun 1998 menjadi factor utama dari kegagalan reformasi ini. Ada yang mengatakan para penerus reformasi adalah pelaku politik yang berperang antara satu sama lainnya demi kepentingan pribadi dalam dunia perpolitikan,</p>
<p>Semenjak lengsernya Soeharto, dalam kurun waktu 10 tahun, pergantian kepemimpinan tahta pemerintah silih berganti, BJ Habibi, Gusdur, Megawati dan SBY, tidak memberikan nuansa baru atau perbaikan kesejahteraan rakyat dan bangsa ini, sebaliknya banyak kasus yang sama dengan jaman orde baru yang muncul mengerogoti pemerintahan yang sudah renta, korupsi menjadi keharusan, para pejabat duduk nikmat dengan fasilitas yang super, sementara rakyatnya memekik, merintih, menahan perut yang melilit.</p>
<p>Ternyata perubahan yang sering terjadi bukan menjadi solusi yang sempurna bagi perbaikan kesejahteraan rakyat, harapan untuk keluar dari masalah ekonomi masih dalam tahap mimpi, perbaikan yang dicita-citakan masih dalam konsep khayalan dalam kurun waktu 100 tahun lamanya..</p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=18&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/25/konsep-khayalan-selama-100-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kontribusi parkir FKIP..Wuush!!!</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/14/kontribusi-parkir-fkipwuush/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/14/kontribusi-parkir-fkipwuush/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 22:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[unek-unek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Jika kita sebagai mahasiswa Unlam bertanya, fakultas mana sih yang paling banyak mahasiswanya?? Tentu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP ) lah jawabannya, banyaknya dalam segi kuantitas lho, kalau kualitasnya? Ehmmm au ah gelap….  FKIP memang memiliki ribuan mahasiswa, dalam satu angkatan bisa mencapai 150 mahasiswa, dikalikan dengan jumlah program studi, dikalikan lagi dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=17&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika kita sebagai mahasiswa Unlam bertanya, fakultas mana sih yang paling banyak mahasiswanya?? Tentu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP ) lah jawabannya, banyaknya dalam segi kuantitas lho, kalau kualitasnya? Ehmmm au ah gelap….<span id="more-17"></span></p>
<p> FKIP memang memiliki ribuan mahasiswa, dalam satu angkatan bisa mencapai 150 mahasiswa, dikalikan dengan jumlah program studi, dikalikan lagi dengan jumlah angkatan yang ada, aduuuh malas menghitung ah, pokoknya paling banyak deh se Unlaman. FKIP dikhususkan untuk mencetak para guru-guru masa depan, makanya kalau masuk dan milih kuliah di fakultas ini, berarti pengen jadi guru, betul gak? Masa pengen jadi dokter.</p>
<p> Selain banyaknya mahasiswa sebagai cirri dari FKIP ini, ada lagi cirri pendukung yang lain, jika pengen melihat, datang aja ke FKIP pada jam 10 siang sampe jam dimana anda bisa merasakan keindahan fakultas ini.<br />
Di halaman kampus, banyak sekali kendaraan mahasiswa yang parkir, berdesak-desakkan, lalu lalang keluar masuk kendaraan, tempat parkirnya aja sampai gak muat, yang jaga parkir sibuk mengatur tata letak kendaraan, supaya kelihatan rapi dan muat di halaman kampus yang jalannya rusak.</p>
<p> Saking banyaknya kendaraan mahasiswa yang parkir tiap harinya, paman parkir sampai kewalahan mengurusnya, beliau menambah karyawan lagi, agar kinerja keparkirannya meningkat dan seimbang dengan kenyataan, dari 3 orang menjadi 5 orang, keren gak? Penjaga parkir, yang paling banyak di banjarmasin, ya di FKIP ini.<br />
Harga parkir sangat sesuai dengan Perda yang dikeluarkan Yudi Wahyuni, yaitu Rp 500, /kendaraan/sekali masuk, kalau keluar masuk? Ya bayar lagi dong, kasian paman parkir menjaga kendaraan kita. Mahasiswa FKIP adalah mahasiswa yang aktif, terbukti dalam satu hari kuliah itu bisa 3 kali bolak-balik masuk kampus, berapa ya dia bayar parkir? Minimal Rp 1000 yang harus keluar dari saku.</p>
<p> Kontribusi parkir biasanya digunakan untuk membangun fasilitas umum oleh pemerintah, dari masyarakat untuk masyarakat demi kepentingan masyarakat, FKIP sudah bertahun-tahun menyandang predikat mahasiswa terbanyak dan parkir terbanyak pastinya kontribusi dari biaya parkir di kelola dan digunakan untuk sarana dan prasarana mahasiswa.</p>
<p> Kira-kira di pakai untuk apa ya kontribusinya di FKIP, kok mahasiswa FKIP belum ada yang tahu, dalam sebuah media cetak daerah, Dekan FKIP diwawancarai mengenai parkir, dan penggunaan kontribusinya, Pak Dekan menyebutkan bahwa Kontribusi parkir digunakan untuk kegiatan mahasiswa.</p>
<p> BEM sebagai wadah aspirasi mahasiswa jadi pemegang sekaligus yang di beri amanah untuk menggunakan uang kontribusi parkir. Jadi, Kontribusi parkir tersebut digunakan untuk kegiatan mahasiswa, diturunkan melalui BEM. Itu kata Pak Dekan waktu itu. Lalu dana kegiatan mahasiswa yang dikumpulkan melalui SPP kemana larinya? Iya am..</p>
<p> Belajar dari fakultas Hukum, fakultas ini jauh dari predikat parkir dan mahasiswa terbanyak, menurut paman penjaga parkir, kontribusi parkir, diserahkan kepada pihak fakultas setelah dikurangi upah bagi penjaga parkir, sisanya dikumpulkan untuk memperbaiki jalan halaman kampus oleh pihak fakultas agar lalulalang kendaraan bisa lancar dan mahasiswa merasakan sarana fakultas yang memuaskan. Dan itu memang terbukti, halaman fakultas Hukum yang luas itu di aspal dan kelihatan nyaman untuk didatangi.</p>
<p> Di FKIP kontribusi parkirnya kok hanya untuk kegiatan mahasiswa aja, padahal sarana dan prasarananya masih dalam tahap khayalan, jika memang digunakan untuk kegiatan mahasiswa, kenapa BEM juga tidak terlalu aktif menyuarakan, malah gak ada kabarnya lagi. Dulu pernah ditanya, mengenai dana kegiatan yang masuk dari fakultas, bendahara BEM malah geleng-geleng kepala, persenannnya aja gak ada yang tahu. Asal terima aja.  beresss&#8230;                                                                                                                                                    <br />
Masalah duit memang sangat sensitive, namun apa lagi yang harus disembunyikan, kenyataan berbicara, sarana dan prasarana FKIP jauh tertinggal di banding Fakultas yang lain, jalan yang becek jika tergenang, WC yang cuma sepasang bagi ribuan mahasiswa, dan lain sebagainya.</p>
<p> Semoga dengan segala kekurangan ini, kita bisa lebih bijak dalam menghadapi keadaannya, dan semoga kita semua sadar dan paham akan arti hak dan kewajiban kita sebagai manusia di dunia ini. HIDUP MAHASISWA YANG HIDUP!!!<br />
 </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=17&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/14/kontribusi-parkir-fkipwuush/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Do&#8217;a menyambut mentari</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/12/doa-menyambut-mentari/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/12/doa-menyambut-mentari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 22:54:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[My life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini, malam tak pernah ku lewati dengan mimpi, mata dan kepala ini selalu menjadi saksi proses Tuhan menjalankan hari dengan bulan dan bintang sebagai simbolnya yaitu malam, gelap menjadi tirai yang tak terlepas di alam raya, menyelimuti anggun, melindungi para penghuni dunia yang terlelap dalam khayalan. Ngantuk adalah kawan saat kepala tak bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=16&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini, malam tak pernah ku lewati dengan mimpi, mata dan kepala ini selalu menjadi saksi proses Tuhan menjalankan hari dengan bulan dan bintang sebagai simbolnya yaitu malam, gelap menjadi tirai yang tak terlepas di alam raya, menyelimuti anggun, melindungi para penghuni dunia yang terlelap dalam khayalan.<span id="more-16"></span></p>
<p>Ngantuk adalah kawan saat kepala tak bisa berpikir, nguap menyerang, begitu pun badan yang agak gontai menahan jiwa yang selalu carut marut dengan dosa, namun kupaksakan untuk begadang, dengan senang hati ku jalani, bukan hanya sekedar untuk uang, namun juga sebagai dasar pembelajaran membangun jiwa, menentramkan hati orang yang memerlukan kehadiran kita, bekerja sambil membantu orang, apa yaa namanya?, yang pasti aku tidak terlalu berharap dengan upah atau gaji, begadang menjaga game center ini. Ada sedikit niat untuk membantu, karena mereka ( pemilik ) adalah saudara jauh ku juga.</p>
<p>Ku ingin Tuhan tahu, bahwa aku selalu ingat dengan orang-orang yang melahirkan dan mengurus aku sampai seperti sekarang ini, ibu, yang paling kuhormati dan paling kusayangi adalah oarang pertama dalam presensi doaku, kedua adalah ayahku yang telah memberi aku jalan hidup yang akan ku syukuri selama perjalanan waktu yang ku tempuh ini. ketiga adalah kedua kakakku yang selalu mengalah pada adiknya dalam berbagai masalah.</p>
<p>Alunan Adzan, seruan Allah SWT membuka awal hari pukul 05:09, aku mendengar namun badan ini tak tergerak dalam kursi kasir menghadap monitor dan situs game yang ku buka karena mencari contoh game online, tak sadar aku melewati lagi malam ini, tak ada peristiwa penting yang kuhadapi malam ini dan malam sebelumnya, pikiranku tetap tak terpaku disini, melainkan ada dirumahku disana, disebrang sana, jauh melewati samudera, hutan, jalan tol, rel kereta api, Gedung sate, stadion Jalak harupat, dan sungai citarum.</p>
<p>Kepalaku terasa berat, perutku terasa sakit, sepertinya isi dalamnya harus dibuang, dan memang sudah saatnya. udara pagi sudah terasa di hela nafasku, wajah dan badan ini harus disucikan sebelum menyembah Allah SWT Tuhanku pagi ini, jam menunjukkan pukul 05:55. Ku buka ransel merah yang kubawa, sehelai sajadah ku bentangkan menghadap kiblat, ku tegakkan shalat 2 rakaat yang sering kulewatkan dalam beberapa hari sebelumnya, dalam akhir tahhiyatul akhir, dzikirku alunkan untuk Nabiku dan Tuhanku, dipikiran ini keluargaku selalu membayang.</p>
<p>Ku angkat tangan ini, ku memohon, agar semua orang yang kusayangi bisa menjalankan hidup ini dengan sebaik-baiknya, serta mereka diberi kesempatan untuk tetap ada dijalanNya, yaa Allah berikan hambamu ini ketenangan jiwa, tetap dilindunganMu dari godaan nafsu dan amarah, berikan aku ketajaman pikiran yang akan melihat mana yang buruk atau yang baik ketika akan kujalani. Yaa Allah Yaa robbi hidup matiku hanya untuk orang lain dan orang-orang yang kusayangi serta untuk kembali ke hadapanMu..amiin</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=16&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/12/doa-menyambut-mentari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Reuni</title>
		<link>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/10/menuju-reuni/</link>
		<comments>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/10/menuju-reuni/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 13:27:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tonifebruari666</dc:creator>
				<category><![CDATA[My life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tonifebruari666.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari setelah Idul Fitri, kebetulan hari minggu, kawanku semua tak beraktifitas karena libur panjang. Lama sudah kupendam rasa rindu ini ingin berkumpul kembali, bercanda dengan mereka, sms si Boank membuatku buru-buru untuk mandi, dia datang menjemput kerumah, ku suruh dia untuk menunggu diruang depan. “ Ank, kumaha cageur ari sia? “ tanyaku.. Si Boank [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=15&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari setelah Idul Fitri, kebetulan hari minggu, kawanku semua tak beraktifitas karena libur panjang. Lama sudah kupendam rasa rindu ini ingin berkumpul kembali, bercanda dengan mereka, sms si Boank membuatku buru-buru untuk mandi, dia datang menjemput kerumah, ku suruh dia untuk menunggu diruang depan.<span id="more-15"></span></p>
<p>“ Ank, kumaha cageur ari sia? “ tanyaku..</p>
<p>Si Boank cuma ketawa, tak tau apa yang ada dipikirannya…<br />
Lama sudah kami tak bertemu, gila-gilaan sama-sama atau merokok dan berkumpul di alun-alun.</p>
<p>“ ngumpulna di imah saha toy ?? “</p>
<p>“ di imah si tini euy “ jawabku</p>
<p>Pagi itu aku berangkat dengan si Boank, ngebut dengan kendaraan yamaha nya di jalan yang berliuk bagai ular, naik turun bagai ombak besar, ditengah perjalanan aku baru ingat kalau aku sudah janji dengan si nenk untuk berangkat sama-sama kerumah si tini, ku merasa bersalah ikut dengan si boank,</p>
<p>“ Nenk, Tos berangkat?? “ tanyaku pembukaan</p>
<p>“ Hampura nenk, urang berangkat jeng si Boank “</p>
<p>“ Eeh teu nanaon toy, nenk langsung naik bis yeuh, langsung ke rumah Tini “ Suaranya makin tak kedengaran ketika ngomong di telp.</p>
<p>Dalam perjalanan menuju rumah si tini, aku tak henti-henti menyanjung Tuhan yang telah memberi aku kesempatan untuk menikmati semua ini lagi, pemandangan indah, udara yang sejuk ketika ku hirup, hamparan sawah yang damai dan gunung-gunung hijau yang gagah mengiringi jalanku, entah kapan lagi aku bisa kembali dan menikmati semua ini lagi.</p>
<p>Tujuan kita untuk singgah terlebih dahulu ke rumah si Jebew, si Boank yang mengetuk pintu rumahnya yang bertipe klasik seperti rumah Belanda.</p>
<p>“ Eeh jang Aank, jang Toni, kumaha daramang jang “</p>
<p>Yang menyambut kami ternyata ibunya si Jebew, ibu yang selalu ramah dengan kami, temen-teman anaknya.</p>
<p>“ jang Erik mah masih di tukang, nuju ngeusian bak, antosan we nya jang “</p>
<p>“ deuh…jang Toni, iraha datang ti Kalimantan?? Nyandak oleh-oleh atuh?? “<br />
Lumayan lama kami ngobrol dengan ibunya si jebew, seperti biasa kami di beri nasehat yang membuat kami merasa seperti anaknya sendiri.</p>
<p>Hati ini seperti terpaku dimasa lalu, masa-masa yang tak pernah kulupakan, rasanya seperti kemarin aku meninggalkan kenangan ini, kini semua terbuka kembali, kondisi, situasi, dan orang-orang yang sama. Tak ada yang berbeda, masih indah, masih sangat bisa kurasakan suasananya.</p>
<p>“ weii…orang Kalimantan euy. Iraha datang toy?? Mana mandau na euy?? “</p>
<p>Suara yang tidak asing lagi ditelingaku, si jebew..<br />
Badannya besar dengan janggut yang menggantung beberapa helai di dagunya, seperti biasanya juga, sifat si jebew masih belum berubah, sama seperti dulu, meskipun badannya bongsor namun kekanak-kanakan.</p>
<p>Kuceritakan keadaanku yang sebenarnya di banjarmasin, dan permintaan maaf ku karena ku tak bisa membawa mandau hias pesanan mereka, maklum ku masih takut membawa senjata tajam seperti mandau untuk dibawa pulang, meskipun hanya hiasan. Takut di curigai apa-apa di bandara.</p>
<p>Setelah hampir setengah jam kami ngumpul di rumah si jebew, kami sepakat untuk melanjutkan perjalanan ke rumah si tini, namun si Boank ingin mengajak si Leni, teman kami juga di SMA dan sempat menjadi pacar si Boank selama sebulan, katanya….</p>
<p>Setelah ditelp dan memastikan si Leni ada dirumahnya, aku dan si Boank berangkat menuju rumah si Leni, sementara si jebew menyiapkan kendaraannya yang baru, baru beli tapi bekas..</p>
<p>Si Leni sudah tampak di depan pintu, menunggu kedatangan kami berdua, letak rumahnya yang lebih tinggi dari jalan membuat kami malas untuk mendatanginya. Malas jalan menanjak, si leni sendiri yang turun mendatangi kami.</p>
<p>Si Boank yang dulu pernah pacaran dengan si leni enggan untuk bertemu lama dengan si leni, dia memilih kembali ke rumah si jebew, katanya supaya berangkatnya sama-sama, hampir sejam aku ngobrol dengan si leni, akhirnya si Boank dan Si jebew datang, aku ikut dengan dengan si Jebew dan Si Leni dengan Si Boank..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tonifebruari666.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tonifebruari666.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tonifebruari666.wordpress.com&amp;blog=1814408&amp;post=15&amp;subd=tonifebruari666&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tonifebruari666.wordpress.com/2008/05/10/menuju-reuni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0476e80512ce3d67548011517e499112?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tonifebruari666</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
